Kamis, 14 Juni 2012

Macam-macam Pesan



Pesan Kinesik
Merupakan gerak tubuh yang terdiri dari tiga komponen yakni pesan fasial, pesan gestural, pesan postural.
Pesan Fasial
Menggunakan air muka untuk menyampaikan makna  tertentu, mialnya: kebahagiaan, terkejut, takut, marah, sedih, muak, pengecaman, minat, takjub, tekad.

Leathers (1976:33) menyimpulkan penelitian wajah:
a. Wajah mengkomunikasikan penilaian dengan ekspresi senang dan tidak senang, yang menunjukkan apakah komunikator memandang obyek penelitiannya baik atau jelek.
b. Wajah mengkomunikasikan berminat atau tidak pada lingkungan atau orang lain.
c. Wajah mengkomunikasikan intensitas keterlibatan dalam suatu situasi.
d. Wajah mengkomunikasikan tingkat pengendalian individu terhadap pernyataannya sendiri.
e. Wajah barang kali mengkomunikasikan adanya atau kurangnya pengertian.

Pesan Gesture
Menunjukkan gerakan sebagian anggota badan seperti tangan, mata untuk mengkomunikasikan  berbagai arti atau makna.
Galloway, mengklasifikasikan pesan gestural untuk mengungkapkan :
a. Mendorong/membatasi,
b. Menyesuaikan/mempertentangkan,
c. Responsif/tidak responsif,
d. Perasaan positif/negatif,
e. Memperhatikan/tidak,
f. Melancarkan/tidak reseptif,
g. Menyetujui atau menolak.
Posture juga berkaitan dengan komunikasi antar status, dimana orang yang statusnya rendah akan kaku dan tegang. (Mehrabian 1981).

Pesan Postural
Berkenaan dengan seluruh anggota badan.
Misal: postur ABRI berbeda dengan  murid.
Mehrabian menyebutkan tiga makna yang disampaikan postur :
a. Immediacy : ungkapan kesukaan atau ketidaksukaan terhadap individu lain.
b. Power, mengungkapkan status yang tinggi pada diri komunikator.
c. Responsiveness, bila individu bereaksi secara emosional pada lingkungan, secara positif atau negatif.

Pesan Proksemik
Disampaikan melalui pengaturan jarak dan ruang.
Edward T. Hall menyebutkan empat macam jarak ketika berhubungan dengan orang lain :
a. Akrab, menggunakan fase dekat dan fase jauh.
Fase dekat antara 0-6 inci, pecinta yang berpeluukan, Fase jauh antara 6-18 inci,
b. Personal, dengan fase dekat antara 18-30 inci dan fase jauh antara 30 inci-4 f,
c. Sosial, dengan fase dekat 4-7 f dan fase jauh antara 7-12 f,
d. Publik, dengan fase dekat 12-25 f dan fase jauh antara 25- atau lebih…. f (feet)
Pesan pengaturan jarak ii bergantung pada kebudayaan dan norma yang berlaku disuatu tempat. Pesan proksemik juga diungkapkan dengan pengaturan ruang obyek dan rancangan interior, status sosial-ekonomi, keterbukan, keakraban.
Pesan Artifaktual
Pesan artifaktual diungkapkan melalui  penampilan, tubuh pakaian, dan kosmetik, warna pakaian. Menurut Wetmore Cosmetik Studio di Encino California, untuk mengungkapkan kesehatan dengan base make up yang meratakan noda kulit, sikap ekspresif dan komunikatif dengan memoles mata, kehangatan dengan mengatur warna bibir.
Pesan Paralinguistik
Pesan paralinguistik antar lain nada, kualitas suara volume, kecepatan dan ritme. Nada menunjukkan banyak jumlah getaran atau gelombang yang dihasilkan oleh sumber bunyi. Semakin banyak semakin tinggi nadanya.
Kualitas suara menunjukkan penuh atau tipisnya suara yang mengungkapkan identitas dan kepribadiannya.
Volume suara menunjukkan tinggi rendahnya suara, hal ini dapat memunculkan kesan sesuai dengan kondisi dan situasi. Volume suara halus, lembut, gemulai dapat mengungkapkan rasa romantis, sayang saling pengertian dan sebagainya
Pesan Sentuhan dan Oflaksi
Termasuk pesan nonverbal nonvisual dan nonvokal. Alat penerima sentuhan adalah kulit yang mampu mebedakan emosi yang disampaikan.
Alma I Smith memberikan macam sentuhan dicurahkan dalam perasaan : tanpa perhatian (detached), kasih sayang (mothering), takut (fearful), marah, bercanda.
Bau-bauan digunakan untuk berkomunikasi secara sadar maupun tak sadar, misal yang sadar dengan menggunakan parfum, dan yang tidak sadar misalnya karena  tegang maka mengeluarkan keringat yang bau khas.
Rene Spits (1945) pada anak kecil sampai remaja perlu adanya kontak psikologi langsung dengan  pelukan, emongan, yang menangkan. Tanpa itu akan terhambat perkembangannya dalam intelektual, sosial, emosional, dan perkembangan psikologi anak.
Dalam situasiresmi guna komunikasi non verbal dapat dimunculkan terutama sentuhan dengan adanya bersalaman itu akan menunjukkan adanya persahabatan.
Sentuhan memnag cara yang baik dalam menyampaikan pesan tergantung konteknya.
“Communication and human relationships would be vastly improved if people reached out and touched others more- with hugs, squeezes of hand, kisses, and pats of the back “.
Territoriality
Merupakan karakter perilaku yang diidentifikasi oleh daerah yang merupakan “milik” atau pagar batas dari personal perilakunya. Misal menyangkut status, orang berstatus rendah akan berperilaku sesuai dengan status yang ia sandang bila ia bertemu interaksi dengan status yang lebih tinggi, dan lebih cenderung untuk berinteraksi dengan yang sama statusnya.

Voice message
Sebenarnya sebagian besar sudah dibahas di depan pada pesan paralinguistik hanya ditambah mengenai bahasan dari voice message diantaranya lamanya “break”, intonasi, pola titinada, kecepatan, volume, disinfluencies voice seperti…..uh,….em…., er…..dsb.

Dalam perkembangan peradaban manusia, bentuk komunikasi nonverballah yang  lebih dulu dikenal dan dilakukannya daripada komunikasi verbal. Oleh karenanya, dibandingkan dengan lambang-¬lambang verbal, lambang-lambang nonverbal lebih bersifat umum. Artinya, perilaku-perilaku nonverbal yang diperlihatkan banyak yang mempunyai kesamaan, terutama pada emosi-emosi wajah yang paling mendasar seperti pada saat marah, jijik/mual, takut, bahagia, sedih dan terkejut/heran.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar